Terimakasih sahabat baik ku…hanya untuk kalian…
Kalian sudah benar-benar membuat ku tersenyum dari apa yang tergores…
Kalian ada di saat aku membutuhkannya…ANYTIME!
Kalian selalu melihat sisi buruk-baik ku…
Kalian sudah membuat diri ku menjadi sebuah bangunan…
Tetapi kalian lah yang telah menjadi pondasi kerasnya…
dan sudah menjadi SAHABAT di saat keterpurukan-keterpurukan ku!
sekali lagi, terimakasih yang sangat sangat besar untuk kalian…
dua tangan selalu ku berikan hormat untuk kalian…
terimakasih Bapa atas pemberian sahabat ku ini…
~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
SAAT-SAAT INDAH
Terkadang ada saat-saat dalam hidup ketika engkau merindukan seseorang begitu dalam, hingga engkau ingin mengambilnya dari angan-angan mu, lalu memeluknya erat-erat!
Ketika pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain terbuka, tetapi, seringkali kita memandang terlalu lama pada pintu yang tertutup hingga kita tidak melihat pintu yang lain, yang telah terbuka bagi kita.
Jangan percaya penglihatan, penglihatan dapat menipu.
Jangan percaya kekayaan, kekayaan dapat sirna.
Percayalah pada dia yang dapat membuat mu tersenyum, sebab hanya senyumlah yang dibutuhkan untuk mengubah hari gelap menjadi terang.
Carilah dia, yang membuat hati mu tersenyum.
Angankan apa yang engkau ingin angankan, pergilah kemana engkau ingin pergi, jadilah seperti yang engkau kehendaki, sebab hidup hanya satu kali dan engkau hanya memiliki satu kesempatan untuk melakukan segala hal yang engkau ingin lakukan.
Semoga engkau punya cukup kebahagiaan untuk membuat mu tersenyum, cukup pencobaan untuk membuat mu kuat,
cukup penderitaan untuk tetap menjadikan mu manusiawi, dan cukup pengharapan untuk menjadikan mu bahagia.
Mereka yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki yang terbaik dari segala sesuatu, mereka hanya mengoptimalkan segala sesuatu yang datang dalam perjalanan hidup mereka.
Masa depan yang paling gemilang akan selalu dapat diraih dengan melupakan masa lalu yang kelabu, engkau tidak akan dapat maju dalam hidup hingga engkau melepaskan segala kegagalan dan sakit hati mu.
Ketika engkau dilahirkan, engkau menangis sementara semua orang di sekeliling mu tersenyum.
Jalani hidup mu sedemikian rupa, hingga pada akhirnya engkaulah satu-satunya yang tersenyum sementara semua orang di sekelilingmu menangis.
Berikanlah…
berikanlah kepada mereka yang berarti bagi mu,
kepada mereka yang menyentuh hidup mu dengan suatu atau lain cara,
kepada mereka yang membuat mu tersenyum ketika engkau sungguh membutuhkannya,
kepada mereka yang membuat mu melihat sisi baik dari segala hal ketika engkau jatuh,
kepada mereka yang persahabatannya engkau hargai,
kepada mereka yang begitu berarti dalam hidup mu.
Jangan hitung tahun, angka, de-el-el nya yang telah lewat, hitunglah saat-saat yang indah.
Hidup tidak diukur dengan banyaknya nafas yang kita hirup, melainkan dengan saat-saat di mana kita menarik nafas bahagia!



» Recent Comments