... » Let your love lead through the darkness « » Setiap waktu berikan SENYUM KETULUSAN kepada teman dan sahabat kita « » Be Motivated and Doing Something Right for Today! «...
» articlesPlus

Pria & Wanita

priawanitaAda artikel yang gue baca, ditulis oleh seorang Pastor. Lucu juga, gue pikir bagus untuk dibaca semua. Cerita tentang penciptaan trus muncul penerimaan dan penolakan satu akan yang lain, khususnya penerimaan dan penolakan terhadap pasangan. Tiap orang berbeda. Lain kepala, lain hati, lain karakter, lain semuanya. Tapi jangan karena perbedaan jadi muncul pertentangan, jadi muncul penolakan.

Ada sebuah kisah tentang penciptaan pria dan wanita. Pada saat Sang Pencipta telah selesai menciptakan pria. Ia baru menyadari bahwa Ia juga harus menciptakan wanita. Padahal semua bahan untuk menciptakan manusia sudah habis dipakai untuk menciptakan pria. Kemudian Sang Pencipta merenung sejenak, dan kemudian Ia mengambil lingkaran bulan purnama, kelenturan ranting pohon anggur, goyang rumput yang tertiup angin, mekarnya bunga, kelangsingan dari buluh galah, sinar dari matahari, tetes embun dan tiupan angin. Ia juga mengambil rasa takut dari kelinci dan rasa sombong dari merak, kelembutan dari dada burung dan kekerasan dari intan, rasa manis dari madu dan kekejaman dari harimau, panas dari api dan dingin dari salju, keaktifan bicara dari burung kutilang dan nyanyian dari burung bul-bul, kepalsuan dari burung bangau dan kesetiaan dari induk singa.

Dengan mencampurkannya bahan semua itu, maka Sang Pencipta membentuk wanita dan memberikannya kepada pria. Pria itu merasa senang sekali karena hidupnya tidak merana dan kesepian seorang diri.

Setelah satu minggu, pria itu datang kepada Tuhan, katanya: ‘Tuhan, ciptaan-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku membuat hidup ku tidak bahagia. Ia bicara tiada henti sehingga aku tidak dapat beristirahat. Ia minta selalu untuk diperhatikan. Ia mudah menangis karena hal-hal sepele. Aku datang untuk mengembalikan wanita itu kepada-Mu, karena aku tidak bisa hidup dengannya’.

‘Baiklah’, kata Sang Pencipta. Dan Ia mengambilnya kembali. Beberapa minggu kemudian, pria itu datang lagi kepada Tuhan, dan berkata, ‘Tuhan, sejak aku memberikan kembali wanita ciptaan-Mu, kini aku merana kesepian. Tiada lagi yang memperhatikanku, tiada lagi yang menyayangi ku. Aku selalu memikirkan dia, ke mana pun aku pergi, aku selalu ingat dia. Makan tidak enak, tidur tidak nyenyak. Aku rindu kepadanya. Di kala aku sendirian, ku bayangkan wajahnya yang cantik, ku bayangkan bagaimana ia menari dan menyanyi. Bagaimana ia melirik aku. Bagaimana ia bercakap-cakap dan manja kepada ku. Ia sangat cantik untuk dipandang, dan sedemikian lembut untuk disentuh. Aku suka akan senyumannya. Tuhan, kembalikan lagi wanita itu kepadaku!’.

Sang Pencipta berkata, ‘Baiklah’. Ia memberikan wanita itu kembali kepadanya. Tetapi, tiga hari kemudian pria itu datang lagi kepada Tuhan dan berkata, ‘Tuhan, aku tidak mengerti. Mengapa dia memberikan lebih banyak lagi kesusahan dari pada kegembiraan. Dia semakin menyebalkan. Aku tidak tahan lagi dengan sikap dan tingkah lakunya. Aku berdoa kepada-Mu. Ambillah kembali wanita itu. Aku tidak dapat lagi hidup dengannya’.

Sang Pencipta balik bertanya, ‘Kamu tidak dapat hidup lagi dengannya?’.
Pria itu tertunduk malu, ia merasa putus asa. Dalam hatinya ia berkata, ‘Apa yang harus aku perbuat? Aku tidak dapat hidup dengannya, tetapi aku juga tidak dapat hidup tanpa dia. Tuhan, ajarilah aku untuk mengerti apa arti hidup ini?’.

priawanita‘Belajarlah untuk memahami perbedaan dan belajarlah untuk berani menerima perbedaan dalam hidupmu!
Pahamilah dan usahakanlah apa yang menjadi kebutuhan mendasar dari pasangan hidupmu!’, jawab Tuhan.

Dan inilah enam kebutuhan mendasar pria dan wanita:
1. Wanita membutuhkan perhatian, dan pria membutuhkan kepercayaan.
2. Wanita membutuhkan pengertian, dan pria membutuhkan penerimaan.
3. Wanita membutuhkan rasa hormat, dan pria membutuhkan penghargaan.
4. Wanita membutuhkan kesetiaan, dan pria membutuhkan kekaguman.
5. Wanita membutuhkan penegasan, dan pria membutuhkan persetujuan.
6. Wanita membutuhkan jaminan, dan pria membutuhkan dorongan.
(Unknown)

Facebook Comments


8 comments to Pria & Wanita

  • Riama S, Indonesia

    thanks to this articel. GBU

  • Hans Chandra, Indonesia

    Morning…
    Excellence!
    TQ.
    Have a nice monday.

  • @> Lex dePraxis

    Salam kenal kembali tentunya.

    Sudah saya dengar lagu-lagunya yang bernuansa masa kecil serta aura cinta atas nama Lex dePraxis. C’est bravo!
    Sayang, saya tidak menemukan profile Anda (salah satu bacaan kegemaran ku) sehingga tidak tau harus kemana memberikan ucapan terimakasihnya.

    Anyway, thank you for your kind comment.
    Good luck.

    peace & love
    ~ds

  • Adi Subagyo, Yogyakarta-Indonesia

    huhahaha … wah itu terlalu di besar-besarkan Bu. Sebaliknya aku yang bangga bisa ikut nampang di web temanku yang sepertinya sudah campiun di jagat tulis artikel.

    The best juga buat Ibu Diana … ditunggu content lainnya.

  • @> Adi Subagyo

    hohohoooo…
    Wahhh senangnya dihampiri teman & sahabat kecil, seorang Pecinta Puisi dan Pembuat Naskah Cerita di saat kami sekolah dulu.

    Suatu kehormatan besar dari ku untuk mu, bro, Adi Sby (ikuti kemauan mu)…
    Jauh-jauh datang dari Yogyakarta untuk hadir di sini adalah bukti nyata bahwa dunia maya dapat melakukan ‘pertemuan’ kita kembali. Aku sangat bahagia memiliki diri kalian, teman masa kecil ku, karena aku merasakan hidup!
    Luarrr biasa. Pokoke the best-lah untuk mu, bro…!?

    Anyway, thank you so much for your comment.

    peace & love
    ~ds

  • Adi Sby, Yogyakarta-Indonesia

    a good article.

    Saat wanita (istri) menjadi madu, kamu (lelaki) teguklah sepuasnya, Seketika wanita (istri) menjadi racun, kamu(lelaki)lah penawar bisanya, Seandainya wanita (istri) tulang yang bengkok, berhatilah meluruskannya.

    oya Di, nice web.

  • Bagus sekali, terima kasih telah menulis ini.

    Salam kenal juga. Saya dan rekan-rekan juga ada banyak menulis tentang cinta dan romansa dalam blog kami.

    Lex dePraxis
    Romantic Renaissance

  • Agnes Br Pane, Bandar Lampung-Indonesia

    Horas sist ku yang cantik

    mate ma,, im speaschless… aku senang kali artikel ini…2 thumbs up!!!

    -James Thurber- said :

    “Women are wiser than men because they know less and understand more.” yang kukutip dari dinding temanku, Ferdinand Dino Kasim, pinjem ya bro, :)

    But agnes br pane lebih setuju, “women are wiser than men because they know much and understand more” hehehehe…

    raise ur hand and put submit the comment below, ok girls?!?!?!?! do you agree…?

Leave a Reply

Connect with Facebook

  

  

  


*

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

To comment, click below to log in.

» Motivation Plus

Alarmkan diri bahwa ketika HARUS MARAH, marahlah secara bermakna dan penuh tanggungjawab..! — ~ds/dianasihotang

» Popular Categories

» tipsPLUS Gallery

Lukisan Hidup Sapa Yang Istimewa Karakter Tell Me What It Takes To Let You Go Cinta Sesaat Tebaran Cinta
... » Let your love lead through the darkness « » Setiap waktu berikan SENYUM KETULUSAN kepada teman dan sahabat kita « » Be Motivated and Doing Something Right for Today! «...